Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mitos Kucing Oren, 9 Fakta Ilmiah dari si Kucing Oren

   9 Fakta Ilmiah dari si Kucing Oren, Sang Kucing Oranye yang Terbilang Cukup Nakal

                      www.cunengbloon.blogspot.com

Fakta atau Mitos, mari kita simak Ulasanya dibawah ini! Sang kucing oren ini terkenal banget di media sosial. "Dasar kucing oren gakada akhlak" Sering terdengar di telinga kita, kata yang terucap barusan.

"Kucing oren" ataupun kucing oranye kerap jadi buah bibir di media sosial karena ulahnya yang bikin kita geleng- geleng kepala. Mulai dari mencuri makanan sang majikan, menakuti harimau, pura- pura mati dan masih banyak lagi tingkah uniknya. 

Seluruh kenakalan rasanya sempat dicoba oleh kucing yang satu ini sehingga banyak orang yang menyebutnya kucing ajaib. Meski begitu, mereka mempunyai pesona tertentu yang membuat orang gemas memandang mereka.

Ingin tahu lebih lanjut tentang hewan yang cukup bandel dan menggemaskan ini "kucing oren"? Simak kutipan berikut ini!

www.cunengbloon.blogspot.com

1. Kucing oranye merupakan tipe kucing tabby

Kucing oranye dapat berasal dari ras yang berbeda- beda. Tetapi secara totalitas mereka dapat dikelompokkan selaku kucing tabby. Ialah pengelompokkan yang dicoba bersumber pada pola serta motif mantel bulu sang kucing.

Seluruh kucing oranye merupakan kucing tabby. Tetapi tidak seluruh kucing tabby bercorak oranye. Terdapat pula yang mempunyai mantel abu- abu, cokelat, ataupun kehitaman.

Meski begitu, bulu kucing oranye banyak ditemui di ras kucing tertentu. Contohnya Persia, Munchkin, American Bobtail, Maine Coon, Abyssinian, Bengal, serta British Shorthair.

2. Kucing oranye senantiasa mempunyai ciri M di jidatnya

Coba kalian perhatikan dengan saksama! Bila dilihat, kucing oranye mempunyai pola garis berupa huruf M pas di atas matanya. Ini ialah karakteristik khas dari kucing tabby.

Keberadaan corak huruf M pada kucing tabby berkaitan dengan pola genetiknya. Tidak hanya itu, corak garis- garis di jidat serta badannya pula menolong mereka berkamuflase di alam liar.

3. Terdapat 4 tipe corak yang biasa dipunyai kucing oranye

Kucing tabby bercorak oranye dapat mempunyai 4 tipe corak. Berikut ini nama serta penjelasannya:

Mackerel: corak garis- garis semacam harimau, lengkap dengan ciri" Meter" di atas mata. Corak semacam inilah yang sangat kerap ditemui;

Classic: corak memutar semacam motif baju tie- dye;

Spotted: bulu kucing didominasi bercak- bercak;

Ticked: tidak terdapat garis maupun bercak di badannya. Corak yang nampak nampak semacam pasir;

4. Pigmen oranye yang dimiliki kucing ini sama dengan pigmen milik kita/manusia

Ternyata kucing oranye dengan manusia mempunyai satu kesamaan. Pigmen yang menimbulkan bulu kucing bercorak oranye, sama dengan pigmen yang dipunyai oleh manusia berambut merah. Faktor genetik ini dinamakan pheomelanin.

Pheomelanin mempunyai range warna yang lumayan banyak, mulai dari merah cerah sampai krem. Pada kucing, warna tersebut pas terletak di tengah- tengah, ialah oranye kecokelatan.

5. Lebih banyak kucing jantan daripada kucing betina

Mengerti kah kalian kalau proporsi jantan serta betina dari kucing oranye sangat tidak balance? Dikutip Science Focus, informasi menampilkan kalau 80 persen kucing oranye berjenis kelamin jantan, sebaliknya sisanya merupakan kucing betina.

Kenapa bisa seperti itu? Ternyata hal ini terjadi karena DNA. Karena Kucing Betina mempunyai dua kromosom X sedangkan Kucing Jantan mempunyai kromosom XY. Gen yang berperan memberikan warna oranye yaitu kromosom X.

Kucing Betina memerlukan dua kromosom X oranye dari induknya untuk menjadi kucing Oren, sebaliknya Kucing Jantan hanya memerlukan satu. Maka dari itu peluang Kucing Jantan menjadi warna oranye lebih besar.

6. Mereka sangatlah cerewet!

Ternyata stereotip kucing oren merupakan kucing yang cerewet!, dapat dibilang benar. Gary Weitzman, seseorang dokter hewan dari San Diego Humane Society and SPCA membetulkan statment ini lewat bukunya, How to Speak Cat.

Buat kucing bercorak oranye, Gary menciptakan kalau mereka cenderung suka mengoceh, cerewet, serta tidak ragu menampilkan kasih sayang terhadap majikannya. Perihal ini mereka jalani dengan metode mengeong, mengorok, serta lain- lain.

7. Benarkah kucing oranye cenderung lebih bandel?

Beberapa riset dicoba untuk meyakinkan apakah pigmen ataupun warna bulu pada kucing berhubungan dengan watak, sikap, maupun agresivitasnya. Salah satu riset dari University of California yang diterbitkan di Journal of Applied Animal Welfare Science berupaya menanggapi persoalan tersebut.

Sehabis melaksanakan survei terhadap 1. 200 owner kucing, mereka menciptakan kalau warna bulu memanglah mempunyai keterkaitan dengan watak kucing. Dari penemuan riset tersebut, teruji kalau kucing calico( 3 warna, ialah putih, oranye, serta gelap) cenderung lebih kasar terhadap manusia.

Kemudian gimana dengan sang" kucing oren"? Nyatanya hasil menampilkan kalau mereka cenderung lebih ramah, pemalas, tetapi memanglah berisik. Semacam poin tadinya, mereka cenderung lebih cerewet serta suka mengeong dengan keras.

8. Mereka sesungguhnya kucing yang penyayang

Walaupun kucing merupakan hewan yang individualis, kucing oranye nyatanya diketahui penyayang serta suka disayang, lho. Berbeda sekali dengan stereotip yang tersebar tentang mereka, ya.

Dikutip Catster, sebagian besar owner tipe kucing ini mengaku kalau hewan kesayangannya itu sangat menggemari atensi manusia. Mereka hendak mengeong, membuntuti, serta mengusap- usapkan tubuhnya kepada majikan.

Meski begitu, sifat- sifat yang menempel pada kucing oranye tidak dapat disamaratakan, ya. Karena banyak aspek lain yang dapat memengaruhinya, semacam ras, tipe kelamin, area, manusia di sekelilingnya, serta lain- lain.

9. Kucing oranye merupakan salah satu kucing sangat populer

Tidak cuma jadi bintang media sosial Indonesia, sang" kocheng oren" sesungguhnya telah terkenal semenjak dahulu, lho. Kalian tentu memahami Garfield sang pelopor kucing oranye layar lebar yang pemalas itu, kan?

Kemudian terdapat Crooks Hanks, kucing Hermione di film Harry Potter, terdapat pula Puss in Boots dari Shrek 2, serta masih banyak yang lain. Tidak heran bila mereka sangat terkenal serta dicintai oleh banyak orang terlepas dari stereotip yang menempel padanya.

Apakah kalian salah satu pencinta" kocheng oren"? Ataupun apakah kalian tertarik buat mengadopsi mereka? Sering- sering bagikan atensi pada sang kucing yang satu ini, ya. Karena seperti itu salah satu perihal yang buatnya senang!

Posting Komentar untuk "Mitos Kucing Oren, 9 Fakta Ilmiah dari si Kucing Oren"